Kamis, 19 Maret 2015

Keragaman Budaya sebagai Aset Perekonomian Bangsa

Keragaman budaya sebagai aset perekonomian bangsa perlu tetap kita lestarikan. Perhatikan hasil budaya di daerahmu! Bagaimana hasil budaya tersebut mempengaruhi perekonomian daerah? Manusia setiap waktu melakukan kegiatan dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan. Kegiatan yang dilakukan manusia tersebut bergantung pada tujuan masing-masing. Kegiatan itu akan terus dilakukan karena kebutuhan manusia yang tidak terbatas, sedangkan alat untuk memenuhi kebutuhan terbatas.

Kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhannya disebut kegiatan ekonomi atau tindakan ekonomi. Kegiatan ekonomi sehari-hari terdiri atas produksi, distribusi, dan konsumsi (Silahkan dalami di artikel ini). Produksi dilakukan oleh produsen sebagai upaya menghasilkan barang untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Distribusi merupakan kegiatan menyalurkan barang dan jasa yang dihasilkan oleh produsen kepada konsumen. Konsumen sebagai pengguna barang hasil produksi. Ketiga pelaku kegiatan ekonomi, yaitu konsumen, produsen, dan distributor memiliki kebergantungan satu sama lain.

Parawisata adalah salah satu kegiatan ekonomi yang bersumber dari pengembangan potensi keragaman budaya Indonesia. Potensi keragaman dan keunikan budaya Indonesia dari sejak dulu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Beberapa daerah di Indonesia seperti Bali, Lombok, Maluku, Sulawesi, dan Papua menyuguhkan pengalaman wisata yang sulit dilupakan oleh wisatawan. Bahkan, objek wisata yang terdapat di daerah-daerah tersebut menjadi tujuan wisata dari wisatawan mancanegara. Tercatat ribuan wisatawan asing mengunjungi Indonesia setiap tahunnya. Hal ini tentu mendatangkan devisa negara dalam jumlah besar, sehingga kegiatan pariwisata menjadi kegiatan ekonomi andalan nasional.


Keragaman Budaya sebagai Aset Perekonomian Bangsa

Pariwisata merupakan kunjungan ke tempat-tempat yang memiliki daya tarik tertentu (objek wisata) untuk berekreasi, memperdalam ilmu pengetahuan, atau melakukan pekerjaan. Tempat-tempat tujuan wisata dapat dibedakan seperti berikut.
  1. Objek wisata alam, contohnya kebun binatang, taman nasional, pantai, danau, air terjun, dan pegunungan.
  2. Objek wisata rekreasi, contohnya kolam renang, pemancingan ikan, dan taman rekreasi.
  3. Objek wisata budaya, contohnya museum, candi, keraton, rumah adat, masjid kuno, benteng kuno atau bangunan-bangunan bersejarah lainnya.

Perkembangan pariwisata yang pesat di Indonesia memacu munculnya gagasan-gagasan kreatif dalam tindakan ekonomi. Apa yang dimaksud dengan gagasan-gagasan kreatif dalam tindakan ekonomi? Gagasan-gagasan kreatif dalam tindakan ekonomi adalah usaha individu atau kelompok untuk bisa mencapai kemandirian dan kesejahteraan. Usaha mencapai kemandirian dapat dilakukan dengan kegiatan kewirausahaan. Caranya dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia dan memodifikasinya menjadi lebih berguna dan bermanfaat.

Apa saja contoh gagasan keratif ekonomi pada bidang pariwisata? Banyak gagasan kreatif yang dapat dilakukan oleh masyarakat seperti membuka usaha penginapan, rumah makan, toko suvenir, biro perjalanan, toko-dan cendera mata, serta usaha-usaha kreatif lainnya.


sumber:
http://ipsgampang.blogspot.com/2015/01/keragaman-budaya-aset-perekonomian.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar